TPP KABUPATEN PESAWARAN

SELAMAT DATANG MEDIA PUBLIKASI TPP KABUPATEN PESAWARAN LAMPUNG TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA.

Kamis, 16 Oktober 2025

REMBUK STUNTING GUNUNG REJO KEC. WAY RATAI


Pemerintah Desa Gunung Rejo, Kecamatan Way Ratai, menggelar Rembug Stunting sebagai bentuk komitmen serius dalam percepatan penurunan angka kekerdilan pada anak (stunting). Pertemuan yang digelar di Balai Desa ini dihadiri secara langsung oleh Camat Way Ratai, beserta jajarannya, dan diikuti oleh seluruh unsur masyarakat.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Camat Way Ratai, Sekretaris Camat (Sekcam), Pendamping Desa, tokoh masyarakat, kader desa, aparat pemerintahan desa, tutor PAUD, aktivis perempuan dan anak, serta perwakilan Karang Taruna. Kehadiran mereka menegaskan semangat kolaborasi dari hulu ke hilir untuk mengatasi masalah stunting.

Dalam laporannya, Kader Pembangunan Manusia (PM) Desa Gunung Rejo mengungkapkan data yang menjadi perhatian utama. Saat ini, terdapat 2 balita yang teridentifikasi stunting. Yang lebih memprihatinkan, sebanyak 215 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut masih memiliki jamban yang tidak memenuhi standar kesehatan.

"Data ini menunjukkan bahwa selain intervensi gizi langsung, faktor sanitasi lingkungan menjadi tantangan besar yang harus kita selesaikan bersama," ujar KPM dalam paparannya. Senin, 13/10/2025

Untuk menangani kasus stunting yang ada, sejumlah langkah telah dilaksanakan. Di antaranya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil (Bumil), serta pelaksanaan kegiatan parenting untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pola asuh dan pemenuhan gizi anak.

Menyikapi temuan di lapangan, forum rembug kemudian menghasilkan beberapa usulan penting untuk menjadi prioritas program. Usulan tersebut meliputi:

1. Bantuan Jamban Sehat: untuk menangani masalah sanitasi yang dialami oleh 215 KK.

2. Penguatan Makanan Tambahan: Perluasan cakupan dan kontinuitas program PMT bagi Balita dan Bumil.

3. Peningkatan Sarana dan Prasarana Posyandu: guna mendukung optimalisasi layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Camat Way Ratai memberikan apresiasi tinggi inisiatif Pemerintah Desa Gunung Rejo yang menggelar rembug stunting ini. Beliau menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan peran serta aktif seluruh komponen masyarakat.

"Data 215 KK yang tidak memiliki jamban sehat adalah pintu masuk utama penyebab stunting. Sanitasi yang buruk akan menyebabkan penyakit yang menghambat penyerapan gizi pada anak, sekalipun asupan makannya sudah baik. Oleh karena itu, usulan bantuan jamban sehat harus menjadi program prioritas kita," tegas Camat.


Camat juga mendorong agar semua program yang diusulkan, seperti PMT dan parenting, dapat dijalankan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Beliau berjanji akan mendukung dan mengkoordinasikan usulan-usulan dari desa untuk dapat ditindaklanjuti dengan program dari tingkat kecamatan maupun kabupaten.

"Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, dan semua pihak, saya yakin kita dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup generasi penerus di Desa Gunung Rejo," pungkasnya menutup sambutan.

Rembug Stunting ini diharapkan menjadi momentum awal aksi nyata dan terpadu untuk mewujudkan Desa Gunung Rejo yang bebas dari stunting, dimulai dari penanganan sanitasi dan pemenuhan gizi ibu serta anak.


By. Syahruddin PD Way Ratai


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  PENDAMPING DESA(isme) OASE DITENGAN BADAI PERUBAHAN Desaisme , sebuah istilah yang semakin sering kita dengar, merujuk pada sebuah gerak...